Sang Gembala
Hamparan rumput hijau
Memenuhi pandangan mata
Tak terbatas cakrawala
Yang disinari sinar jingga
Hembusan angin membelai raga
Berkibaran bak bendera
Daun melambai-lambai lemah
Kepada makhluk dibawahnya
Bambu lonjong berlubang-lubang
Ditiupkan suara sumbang
Digubah menjadi riang
Menemani sejak siang
Sang gembala bersiul ringan
Mengiringi kawanan sapi
Ternaknya yang sedang lahap
Memamah rumput ilalang
Satu kata, dua kata
Gembala mulai bercerita
Meski tidak ada yang mendengar
Dia senantiasa berbicara
Hanya satu sapi yang terdiam
Memandang syahdu sang gembala
Sapi ompong yang berdiri dekat
Tanpa bersuara tanpa mencela
Ketika gembala terdiam
Sang sapi mengembu pelan
Meminta gembala untuk berdongeng
Apa saja yang ada di kepala
Tapi matahari sudah lelah
Memancarkan sinar jingga
Malam kelam mulai merambat
Menyelimuti alam dengan misterinya
Gembala pun menggiring sai-sapinya
Menuju ke peraduan malam
Tapi esok dia kembali
Ditemani sapi ompong yang setia

0 Comments:
Post a Comment
<< Home